Home Blog

Prestasi Mahasiswa BDP UMRAH 2018

95

Prestasi merupakan hasil dari suatu proses usaha dalam melakukan suatu kegiatan yang terukur. prestasi mahasiswa dibagi menjadi 2 yaitu ekstrakulikuler dan akademis. beberapa prestasi yang diraih oleh mahasiswa BDP tahun 2018 diantaranya :

bidang akademis :

  1. Juara 2Lomba Karya Ilmia atas nama Suhaili
  2. menjadi pengurus nasional HIMAKUAI
  3. Juara 2 dalam Lomba Marine Craft Creation tahun 2018 atas nama Febriansyah dan Pramudita Amanda

Bidang ekstrakulikuler

  1. Juara 1 kompetisi Futsal HIMATIKA tahun 2018
  2. Juaran 3 Kompetisi Futsal Marine Science tahun 2018
  3. Juara 3 Ajang Recycle Fashion Show tahun 2018 atas nama Septy Yolanda Eka Putri            

dari kreativitas maka akan muncul prestasi.

Berbagi Ilmu dan Pengetahuan mengenai Teknologi Budidaya

7

 

Beberapa dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan terutama Dosen Budidaya Perairan (BDP) melaksanakan bakti kepada masyarakat berbagi ilmu, pengetahuan dan teknologi mengenai Budidaya tepat guna. Dipimpin oleh Bapak Try yulianto yang merupakan dosen BDP FIKP, ditemani dengan Ketua jurusan BDP Bapak Wiwin Kusuma Atmadja Putra, Ibu Shavika dan Bapak Risandi Dwirama Putra melaksanakan sharing dan berbagi ilmu mengenai teknologi HEBAT (Hydro Environment Biofloc for Aquaponics Technology).

HEBAT meruapakan teknologi budidaya yang mengkombinasikan dua sistem mekanisme budidaya terkini yaitu Biofloc dan Aqupuaponic. Biofloc merupakan teknik budidaya yang menggunakan berbagai organisme baik, seperti bakteri, jamur, protozoa maupun algae yang bergabung dan membentuk gumpalan (floc) (Avnimelech Y., 2011; Widanarni dkk, 2012). Gumpalan floc yang dibentuk oleh mikroorganisme berasal dari limbah pemeliharaan yang dapat berfungis menjadi pakan alami. Sistem biofloc dirancang untuk budidaya di lingkungan yang sulit untuk meminimalkan ganti air serta meningkatkan efisiensi penggunaan pakan (Crab dkk. 2009).  Keunggulan sistem biofloc ini merupakan sistem yang menjanjikan untuk kegiatan budidaya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan (Avnimelech 2007; Azim dan Little 2008; Crab dkk. 2009) dengan menggunakan mekanisme (self-purifier) yang akan merubah sisa pakan dan kotoran, gas beracun seperti ammonia dan nitrit menjadi senyawa yang tidak berbahaya. Sehingga dapat menghindari masuknya bibit penyakit dari luar. Sedangkan Teknologi Aquaponic merupakan teknologi yang mengkombinasikan aquaculture dan sistem hydroponic dalam lingkungan yang bersifat simbiotik (Kyaw dan Keong, 2017; Graber dan Junge, 2007).

Hasil sisa dari proses pembentukan floc dari limbah yang tidak terbentuk sempurna pada sistem Biofloc dapat mempengaruhi kualitas air dan memberikan toksitas, dimana sistem aquaponic dapat berperan untuk memproses sisa dari pembentukan floc yang tidak sempurna dengan memberikan ekskresi limbah hewan budidaya kepada tanaman agar dapat dipecah menjadi nitrat dan nitrit melalui proses alami. Nitrat dan nitrit yang dibentuk akan dimanfaatkan oleh tanaman sebagai nutrisi. Setelah pemanfaatan hasil limbah diproses oleh tanaman, sirkulasi air akan kembali kepada kolam budi daya dengan menghasilkan kualitas perairan yang lebih baik (Buzby dkk., 2016).  Pemanfaat teknologi aquaponic ini memiliki mekanisme aliran air yang kaya akan zat atau unsur hara yang berasal dari media pemeliharan ikan digunakan untuk mengaliri dan memberikan nutrisi pada tanaman hydroponic. Hal ini berdampak baik bagi kedua aspek yakni ikan dan tanaman arena tanaman memperoleh nutrisi dari kotoran ikan sementara air yang nantinya mengalir kembali ke wadah penampungan ikan menjadi lebih bersih (Buzby dkk., 2016; König dkk., 2018). Pada dasarnya, sistem aquaponic menyediakan pupuk cair yang berasal dari kotoran ikan untuk tumbuh kembang tanaman secara hydroponic dan sebaliknya tanaman serta media hydroponic yang diletakkan pada area kolam juga berfungsi sebagai penyaring alami atau biofilter yang dapat membersihkan air dari kotoran. Peran biofiltrasi atau penyaringan secara alami air kotoran tersebut dilakukan oleh bakteri nitrifikasi yang terdapat pada akar tanaman dan media hydroponic yang digunakan (Maucieri dkk., 2018).

Tujuan dosen-dosen FIKP UMRAH dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini dikarenakan ingin membantu masyarakat meningkatkan kemampun untuk melakukan budidaya tepat guna dengan efektif dan efisien sert menghasilkan hasil panen yang lebih baik sehingga pada akhirnya ekonomi masyarakat budidaya di Tanjungpiang dapat meningkat. Potensi Budidaya di Tanjungpinang sangat besar, salah satu nya dikareanakan lokasi Tanjungpinang yang merupakan kawasan strategis dalam dibidang budidaya, tidak hanya budidaya perairan tawar, perairan laut juga memberikan manfaat yang besar serta keuntungan yang besar jika ingin dilaksanakan dengan serius dan konsisten. Permintaan akan hasil budidaya dikawasan negara tetangga yaitu Singapura sangat besar dan memberikan peluang yang besar bagi para pelakukan kegiatan Budidaya.

References:

Avnimelech Y., 2007.  Feeding with microbial flocs by tilapia in minimal discharge bio-flocs technology ponds. Journal Aquaculture, Vol. 264 pp. 140-147

Avnimelech Y. 2011. Biofloc technology: basic and new developments. Proceedings of the Conference of the World Aquaculture Society, June, 6-10, Natal, Brazil.

Buzby K. M., Waterland N. L., Semmens K. J., Lin L. S., 2016. Evaluating Aquaponic Crops in a freshwater flow-through fish culture sistem. Aquaculture., Vol. 460, Pages 15-24.

Crab R., Kochva M., Verstraete W., Avnimelech Y., 2009.  Bio-flocs technology application in over-wintering of tilapia. Aquacultural Engineering Vol 40 pages 105–112.

Crab R., Defoirdt T., Bossier P., Verstaete W., 2012. Biofloc technology in aquaculture: Beneficial effects and future challenges. Journal Aquaculture, Vol 356-357, Pages 351-356.

Kyaw T. Y., Keong A. Ng., 2017. Smart Aquaponics Sistem for Urban Farming. Energy Procedia Vol. 143, pages 342-347

Maucieri C., Forchino A. A., Nicoletto C., Junge R., Pastres R., Sambo P., Borin M., 2018. Life Cycle Assasement of a Micro Aquaponic Sistem foe Educational Purposes Built Using Recovered Material. Journal of Cleaner Production, Vol. 172. Pages 3119-3127.

 

MONEV PKM Mahasiswa Prodi BDP

19

PKM merupakan wadah untuk menyalurkan pemikiran, ide kreatif dari mahasiswa yang dituangkan dalam penelitia, kewirausahaan, pengabdian, artikel ilmiah dll yang dapat melatih mahasiswa semakin kreatif.  mahasiswa Program studi Budidaya Perairan mendapatkan 1 proposal yang lolosa PKM Penelitian dari 3 proposal yang lolosa mahasiswa UMRAH. PKM penelitian yang dilakukan adalah tentang induksi hormon oodev untuk pematangan gonad ikan jantan Kakap Putih.  ketua PKM ini adalah saudara Yusuf dan Suhaili, Raka menjadi anggota.

TERAKREDITASI BAN PT B (POINT 331) PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN

0

Program Studi Budidaya Perairan akhirnya terakreditasi ditetapkan dengan nomor SK 

Buka Bersama HMJ BDP UMRAH

1874

Sabtu malam minggu tanggal 27 Mei 2018, Himpunan Mahasiswa Jurusan Budidaya Perairan mengadakan Buka Bersama yang dihadiri oleh Ketua Jurusan Budidaya Perairan Bpk Wiwin Kusuma Atmaja Putra, S.Pi, M.Si, dan Dosen-dosen BDP diantaranya Tengku Said Razai, Muzahar, Henky Irawan. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh HMJ BDP dengan tujuan untuk mempererat talisilaturahmi antar mahasiswa dan dosen dibulan ramadhan serta sekaligus bedoa tuk berserah atas kerja keras dalam proses visitasi akreditas Prodi Budidaya Perairan yang dilakukan tanggal 25 Mei 2018 semoga diberikan hasil yang maksimal. amin. buka bersama juga dikuti oleh mahasiswan bdp lintas angkatan yang berjumlah sekitar 50 orang.

Juara 3 untuk TIM FUTSAL BDP

93

Futsal menjadi salah satu penyumbang piala di program studi budidaya perairan. kegiatan ekstrakulikuler juga menjadi perhatian program studi untuk menyeimbangkan antara kompetensi keilmuan dan hobby mahasiswa. tim futsal prodi budidaya perairan memperoleh juara 3 dalam kejuaran futsal yang diselenggarakan oleh HIMA IKL.

Merakit Keramba Jaring Apung Praktikum Sistem Teknologi Akuakultur

88

Matakuliah Sistem Teknologi AKuakultur merupakan matakuliah wajib di program studi Budidaya Perairan dengan beban 3 SKS. Praktikum yang dilakukan diantaranya mendesain keramba menggunakan sofware dan pembuatan keramba menggunakan pelampung galon.  Matakuliah ini di ampu oleh bapak Henky Irawan S,Pi, M.P, M.Sc. kegiatan ini dilakukan diperairan kawasan kampung Madong oleh angkatan 2016 dan sebagian 2015.

kompetensi yang ingin dcapai salah satunya adalah mahasiswa dapat mendesain, merencanakan, membuat, dan menerapkan pembuatan keramba jaring apung.

Praktikum Marikultur Prodi Budidaya Perairan di Kampung Madong

22

Program studi Budidaya Perairan, FIKP UMRAH. Praktikum merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setelah mendapatkan materi dikelas jika matakuliah tersebut memiliki bobot 3 sks. Praktikum juga akan berdampak pada peningkatan kompetensi keterampilan bagi mahasiswa. Hari minggu, tanggal 22 April 2018 saat yang lainnya berlibur mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan melakukan praktikum di Kampung Madong yang merupakan salah satu titik centra budidaya ikan laut yang dekat dengan kampus FIKP UMRAH senggarang.  Praktikum ini didampingin oleh Dosen Pengajar yaitu Tri Yulianto, S.Pi, M.PSDA dan Wiwin Kusuma Atmaja Putra, S.Pi, M.Si.

kegiatan praktikum kali ini melaksanakan praktik tentang

  1. cara melepas, mengangkat, memberishkan jaring yang telah lama,
  2. kemudian cara memasang jaring pada keramba jaring apung,
  3. cara pembersihan jaring dengan mesin penyemprot,
  4. pembersihan dinding pelampung,
  5. cara menjahit jaring yang lubang
  6. pengukuran kondisi kualitas air dilingkungan keramba budidaya

dengan adanya praktikum lapang langsung di pembudidaya maka mahasiswa akan lebih menjiwai bidang budidaya perairan termasuk akan meningkatkan keterampilan dengan sendirinya sebagai wujud menjawab tantangan dilapangan nantinya jika telah menjadi Sarjana Perikanan, mahasiswa juga akan diuji pada uji kompetensi untuk tahun 2019

created by Wiwin Kusuma Atmaja Putra, S.Pi, M.Si

Uji Kompetensi Mahasiswa Prodi Budidaya Perairan

623

BDP, FIKP, UMRAH, 13 April 2018. Program Studi Budidaya Perairan pada hari jumat melaksanakan Uji Kompetensi bidang Pembenihan Ikan untuk mahasiswa yang dilaksanakan dikampus Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Senggarang, Kota Tanjungpinang. Kegiatan ini di buka oleh Dekan FIKP yaitu Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan melakukan standarisasi kompetensi mahasiswa sesuai standar yang diakui nasional (BNSP) sehingga mahasiswa, lulusan dapat diterima bekerja diperusahaan yang bergerak dibidang budidaya/perikanan lebih mudah. kegiatan ini juga menjadi cikal bakal kedepannya untuk pembentukkan Tempat Uji Kompetensi Mandiri Budidaya Perairan FIK UMRAH. Kegiatan ini diikuti oleh 36 orang tetapi yang hadir untuk mengikuti uji kompetensi adalah 34 orang terdiri dari Mahasiswa semester akhir dan alumni.

Redaksi: Wiwin Kusuma Atmaja Putra, S.Pi, M.Si

Yudisium Lulusan Prodi BDP ke-2

18

Prodi BDP-2018. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji melaksanakan acara Yudisium Yang Ke-V pada hari  Rabu, 07 Maret 2018 yang bertempat di Arena Hipocampus FIKP. acara Yudisium di hadiri oleh Dekan FIKP yaitu Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi DEA, Wakil Dekan I, Wakil Dekan II, Ketua Jurusan, Sekertaris Jurusan, Dosen-Dosen FIKP dan tenaga kependidikan.

Pelaksanaan yudisium ini dihadiri seluruh civitas akademika dan 54 yudisiawan/i yang terdiri dari empat program studi yaitu Budidaya Perairan, Teknologi Hasil Perikanan, Ilmu Kelautan dan Manajemen Sumber Daya Perairan. Program studi Budidaya Perairan meluluskan 3 mahasiswa yaitu Ibrahim Saputra, Yoga Tri Prastya, dan Anriyono. Dimana ke-3 lulusan telah dapat memakai gelar Sarjana Perikanan (S.Pi) dengan bukti Surat Keterangan Lulus (SKL).

Program Studi berharap dengan bertambahnya lulusan Program Studi Budidaya Perairan yang berkonsentrasi pada Budidaya Laut Tropikal (Marikultur) dapat memberikan sumbangan SDM yang baik untuk Kepulauan Riau dalam memaksimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Alam di Laut.

terima kasih

Program Studi Budidaya Perairan

BDP Update