Marine Gurindam Seminar Series 3

Tingkatkan Produktivitas Kakap Putih, UMRAH Dampingi Pembudidaya di Desa Kerandin

LINGGA — Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memajukan sektor akuakultur kawasan pesisir. Lewat skema Hibah Internal Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan, tim akademisi UMRAH menyalurkan pendampingan teknologi bagi kelompok pembudidaya kakap putih di Desa Kerandin, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, pada Kamis, 30 Juli 2026.

Mengusung fokus utama “Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya Kakap Putih Melalui Pendampingan Teknologi Budidaya Berbasis Manajemen Pakan dan Kualitas Air”, program ini dirancang untuk mendorong efisiensi produksi, daya saing, serta keberlanjutan usaha perikanan warga setempat.

Pemaparan materi pendampingan budidaya kakap putih

Ketua Tim Pengabdian UMRAH, Daniel Sinaga, S.Pi., M.Si., memberikan pemaparan materi mengenai strategi penghematan biaya pakan dan pengelolaan kualitas air kepada kelompok pembudidaya kakap putih di Desa Kerandin. (Foto: Dok. UMRAH)

Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Daniel Sinaga, S.Pi., M.Si., dengan melibatkan jajaran dosen serta mahasiswa UMRAH sebagai wujud penjelmaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selama alur pendampingan, masyarakat mendapatkan transfer pengetahuan intensif mengenai formula tata kelola pakan yang presisi serta metode kontrol kualitas air terpadu guna menekan rasio kematian ikan.

Penyerahan bantuan alat pengukur kualitas air

Penyerahan secara simbolis bantuan alat pengukur kualitas air oleh Ketua Tim Pengabdian UMRAH, Daniel Sinaga, S.Pi., M.Si., kepada perwakilan kelompok pembudidaya kakap putih di Desa Kerandin. (Foto: Dok. UMRAH)

Ketua Tim Pengabdian, Daniel Sinaga, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa daya tahan dan laju pertumbuhan kakap putih sangat bergantung pada perlakuan lingkungan budidaya serta efektivitas pakan.

“Penerapan manajemen pakan yang terukur dan pemantauan kondisi perairan secara berkala merupakan kunci untuk menekan biaya operasional sekaligus mendongkrak survival rate ikan. Melalui edukasi teknologi ini, kami berharap para pembudidaya di Desa Kerandin dapat bertransformasi menjadi lebih mandiri, produktif, dan berkontribusi langsung pada penguatan ekonomi masyarakat kepulauan,” ungkapnya. — Daniel Sinaga, S.Pi., M.Si., Ketua Tim Pengabdian UMRAH
Foto bersama tim pengabdian UMRAH dan warga Desa Kerandin

Foto bersama tim pengabdian masyarakat UMRAH bersama kelompok pembudidaya kakap putih dan warga Desa Kerandin usai pelaksanaan kegiatan pendampingan teknologi. (Foto: Dok. UMRAH)

Scroll to Top