Judul Seminar

Bioprospeksi Kelautan Jadi Sorotan dalam Seminar Marine Gurindam ke-2 FIKP UMRAH

SINERGI AKADEMIK: Jajaran pimpinan UMRAH dan para pakar kelautan berfoto bersama dalam agenda Visiting Lecture pada rangkaian 2nd Marine Gurindam Seminar FIKP UMRAH. Kegiatan ini berfokus pada penguatan wawasan bioprospeksi kelautan bagi civitas akademika.

Marine Gurindam Seminar ke-2 FIKP UMRAH

Tanjungpinang – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali menggelar agenda akademik bergengsi, Marine Gurindam Seminar ke-2, Senin (4/5/2026). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk visiting lecture ini diinisiasi oleh Jurusan Teknologi Industri Perikanan dan dipusatkan di Amphitheater Gedung B, Kampus UMRAH Dompak.

Acara yang dihadiri oleh kalangan dosen, mahasiswa, praktisi perikanan, hingga Ketua TP-PKK Tanjungpinang ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FIKP UMRAH, Dr. Muzahar, S.Pi, M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Muzahar menegaskan bahwa seminar ini merupakan langkah nyata fakultas dalam memperkuat literasi keilmuan kelautan, terutama dalam upaya pemanfaatan sumber daya laut yang berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber utama, pakar Bioteknologi Laut dari Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Delianis Pringgenies, M.Sc. Dalam sesinya, beliau menyoroti urgensi bioprospeksi sebagai strategi kunci untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif dari laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi tanpa mengabaikan kelestarian ekosistem.

Marine Gurindam Seminar ke-2 – Konten

Mengangkat tema “Bioprospeksi Produk Alami Kelautan untuk Kesejahteraan Masyarakat Pesisir,” seminar ini diproyeksikan sebagai forum diskusi ilmiah yang menjembatani riset hayati laut dengan implementasi praktis. Fokus utamanya adalah memastikan pemanfaatan sumber daya laut tidak hanya berhenti pada skala industri, namun juga berdampak langsung pada taraf hidup masyarakat di wilayah pesisir.

Sesi diskusi berjalan dinamis di bawah panduan Prof. Dr. Lily Viruly, S.TP., M.Si selaku moderator. Antusiasme peserta terlihat dari beragam pertanyaan kritis yang muncul sepanjang sesi tanya jawab, mencerminkan besarnya ketertarikan terhadap pengelolaan sumber daya laut berbasis riset. Melalui momentum ini, FIKP UMRAH berharap dapat melahirkan berbagai inovasi akademik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

Scroll to Top