TANJUNGPINANG โ Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan Tinjauan dan Evaluasi Kurikulum pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni secara luring berpusat di Kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang, serta secara daring melalui Zoom Meeting untuk memperkuat relevansi kurikulum dan kompetensi lulusan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FIKP UMRAH, Dr. Muzahar, S.Pi., M.Si., dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, tim pengembang kurikulum Program Studi Budidaya Perairan, alumni, serta perwakilan pemangku kepentingan dari instansi pemerintah dan sektor swasta.
Pada sesi awal, Ketua Program Studi Budidaya Perairan FIKP UMRAH, Okto Rimandi Bakkara, S.Pi., M.Si., memaparkan struktur kurikulum yang sedang berjalan, capaian pembelajaran lulusan, serta sejumlah aspek yang menjadi fokus dalam proses evaluasi dan pengembangan kurikulum.
Ketua Program Studi Budidaya Perairan FIKP UMRAH, Okto Rimandi Bakkara, S.Pi., M.Si., memaparkan struktur, capaian pembelajaran lulusan, dan arah pengembangan kurikulum dalam kegiatan Tinjauan dan Evaluasi Kurikulum di Kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika industri kelautan dan perikanan.
Dalam sambutannya, Dr. Muzahar menegaskan bahwa evaluasi kurikulum merupakan bagian penting dalam menjaga relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan lapangan.
โEvaluasi kurikulum diperlukan untuk memastikan kompetensi lulusan terus berkembang dan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta industri budidaya perairan. Masukan dari alumni, pengguna lulusan, mitra, dan akademisi dari perguruan tinggi lain menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan kurikulum,โ ujar Dr. Muzahar.
Kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Alimuddin, pakar rekayasa genetika ikan dari IPB University, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Prof. Alimuddin memberikan pandangan mengenai pengembangan kurikulum bidang budidaya perairan, termasuk perbandingan struktur dan penguatan kompetensi pada kurikulum IPB University dengan kurikulum Program Studi Budidaya Perairan FIKP UMRAH.
Perbandingan tersebut menjadi salah satu referensi dalam melihat aspek-aspek yang masih dapat diperkuat, terutama terkait kompetensi mahasiswa, integrasi riset, perkembangan teknologi akuakultur, penguatan keterampilan praktis, serta relevansi pembelajaran dengan kebutuhan industri.
Prof. Alimuddin dari IPB University memberikan masukan dan perspektif akademik dalam pengembangan kurikulum Program Studi Budidaya Perairan FIKP UMRAH.
Selain pemaparan narasumber, peserta juga mendiskusikan struktur mata kuliah, capaian pembelajaran lulusan, penguatan kompetensi praktis mahasiswa, serta masukan dari alumni dan pengguna lulusan. Sejumlah mitra strategis turut memberikan pandangan, antara lain perwakilan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Balai Benih Ikan (BBI), alumni, serta pelaku industri marikultur.
Hasil diskusi kemudian dirumuskan menjadi sejumlah rekomendasi perbaikan yang mencakup penyempurnaan struktur mata kuliah, penguatan kompetensi praktis, integrasi teknologi dan riset, serta peningkatan keterkaitan pembelajaran dengan kebutuhan sektor budidaya perairan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata secara simbolis kepada narasumber dan perwakilan mitra, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Penyerahan cenderamata dan foto bersama pimpinan FIKP UMRAH dengan narasumber dan peserta usai kegiatan Tinjauan dan Evaluasi Kurikulum.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Budidaya Perairan FIKP UMRAH menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kurikulum yang adaptif, relevan, dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan industri, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing di bidang budidaya perairan.